| Fokus Pada Amanah Sebagai Presiden PKS, Anis Matta Mundur Sebagai Wakil Ketua DPR RI Posted: 07 Feb 2013 04:55 AM PST Presiden PKS Anis Matta mengajukan secara resmi pengunduran dirinya sebagai Wakil Ketua sekaligus sebagai Anggota DPR. Hal ini dilakukan Anis untuk dapat fokus pada jabatannya sebagai Presiden PKS. "Saya fokus untuk dapat menjalankan amanah baru sebagai Presiden PKS. Ini masa yang sulit, tetapi juga merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh PKS untuk besar," tegas Anis di ruang Wakil Ketua DPR RI, Kamis (7/8).  |
| Teriaki Anas Koruptor, Adu Jotos Hiasi Kongres KAHMI Posted: 06 Feb 2013 07:42 PM PST Insiden baku hantam terjadi di kongres Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Selasa malam, 5 Februari 2013.  |
| Cintakah yang Membuatnya Begitu?! Posted: 06 Feb 2013 07:30 PM PST Cintakah yang membuatnya begitu?, Menutup aurat dengan rapi dan indah dipandang hati?!, Cintakah yang membuatnya begitu? Memberdayakan apapun yang dimiliki untuk membangun ranah ini?!, Cintakah yang membuatnya begitu?, Mengikrarkan diri untuk mengabdikan profesi untuk kemaslahatan umat ini?!, Cintakah yang membuatnya begitu?, Mengemis banyak hati untuk bersedia.  |
| Dubes AS ke KPK, Intervensi? Posted: 06 Feb 2013 07:23 PM PST Komisi III DPR mempertanyakan kedatangan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Scott Marciel, ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi. Kedatangan Dubes negeri adidaya itu bisa ditafsirkan sebagai bentuk intervensi terhadap komisi itu.  |
| Luthi Hasan Ishaaq Kenal dengan Ahmad Fathonah Posted: 06 Feb 2013 07:13 PM PST Pengacara Luthfi Hasan Ishaaq, Zainudin Paru mengatakan kliennya mengaku kenal dengan Ahmad Fathanah ketika sekolah di Pondok Pesantren Gontor dan juga di Arab Saudi.  |
| SBY Mengaku Pernah Sukses Mengintervensi KPK Posted: 06 Feb 2013 07:01 PM PST Saking pusingnya mengurus parpol-nya dan tudingan dugaan pengemplangan pajak keluarganya itu, sampai-sampai SBY lupa bahwa dia pernah mengaku sebagai Presiden yang sangat perduli dengan nasib TKI di luar negeri, maka itu dia pun lupa dan tidak menyediakan waktu lagi untuk bertemu dengan TKI di Arab Saudi itu. Negara yang paling banyak TKI-nya bermasalah itu.  |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar